Showing posts with label sering. Show all posts
Showing posts with label sering. Show all posts

Wednesday, October 24, 2012

5 Jenis Kanker Yang Sering Mengincar Cowo

type='html'>

Meski sering merasa sebagai makhluk yang kuat, namun tak ada pria yang tak bisa dikalahkan, apalagi dalam hal kesehatan. Waspadai lima jenis kanker yang banyak diderita pria dan ketahui cara menghindarinya. 

1. Kanker prostat
Seringkali tidak bergejala pada awalnya, namun pemeriksaan prostat secara teratur untuk mengetahui kadar PSA (prostate spesicif antigen) bisa membantu mendeteksi kanker ini sedini mungkin. Kabar baiknya, pertumbuhan kanker ini berjalan sangat pelan. Gejala seperti gangguan berkemih (sering buang air kecil, rasa tidak tuntas), biasanya merupakan gejala pembesaran prostat.

2. Kanker paru
Kanker paru juga kerap tidak menunjukkan gejala awal, tetapi waspadai jika Anda menderita batuk yang tak kunjung sembuh dan sering disertai darah. Nyeri pada dada yang menetap dan tidak dipicu oleh gerakan tubuh juga sebaiknya diperiksakan ke dokter. 

3. Kanker kolorektal
Jangan pernah menganggap remeh adanya darah pada tinja meski hanya terjadi sekali. Hal itu bisa menjadi pertanda adanya polip prakanker. Pada kebanyakan kasus bahkan kanker kolorektal tidak memberikan gejala. Untuk mendiagnosa penyakit ini, dokter akan melakukan kolonoskopi.

4. Kanker kandung kemih
Kebanyakan kanker kandung kemih hanya mengenai bagian dinding sehingga jika ditemukan sejak stadium dini bisa disembuhkan. Waspadai gejala seperti darah di urin. Meski bukan kanker bisa juga itu merupakan gejala batu ginjal. 

5. Kanker limfoma
Beberapa gejala yang harus diwaspadai antara lain pembengkakan kelenjar di leher, ketiak atau selangkangan. Jangan abaikan pula penurunan berat badan lebih dari 1-2 bulan, serta rasa gatal tanpa ruam.
 
 

Wednesday, October 17, 2012

4 Hal Primitif yang Sering Dilakukan Orang Untuk Menyelesaikan Masalah Elektronik

type='html'>

Seperti yang kamu sudah tau, perkembangan peralatan elektronik itu sungguh pesat sekali. Tahun ini mungkin kamu baru aja beli sebuah handphone canggih yang bisa ngirimin SMS buat kamu. Eh tau-tau setahun kemudian udah keluar sebuah handphone canggih yang gak hanya bisa ngirim SMS buat kamu, tapi juga bisa bikinin kopi! Ya ampun! Manusia memang sulit untuk bersaing dan mengikuti perkembangan elektronik dan teknologi. Apalagi kalo urusannya dengan menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan peralatan elektronik. Peralatan elektronik boleh berkembang dengan sangat pesat, tapi urusan soal menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan hal tersebut, kayaknya sih kebanyakan manusia masih mentok sama hal-hal primitif. Seperti misalnya:

Digebuk-gebuk

Menggebuk-gebuk sebuah alat elektronik selalu diyakini dapat menyelesaikan masalah peralatan elektronik, mulai dari TV tabung sampe ke mesin ATM. Sepertinya itu adalah salah satu reflek pertama manusia ketika sebuah alat elektronik terlihat bermasalah. Gebuk aja. Kalo pun itu gak menyelesaikan masalah, paling gak emosi kamu tersalurkan sih.
Tingkat Keberhasilan: 20% lah. Kalo TV tabung sih biasanya masih sering berhasil. Tapi kalo peralatan elektronik lainnya biasanya sih gak ada efeknya sama sekali.

Ditiup

Ini adalah sebuah solusi primitif yang sepertinya sih dimulai dari era cartridge ya. Kamu yang dulu main Nintendo, Sega, ataupun Super Nintendo masih pernah melakukan solusi ini. Game gak nyala? Ya tiup aja secara rata dari kiri ke kanan. Gak tau karena sugesti atau apa, tapi di jaman Nintendo dulu sih kayaknya ini sering berhasil ya. Di jaman sekarang, cara tiup-tiupan ini masih sering dipake untuk menyelesaikan masalah elektronik yang hubungannya dengan colokan, seperti misalnya alat-alat yang melibatkan kabel USB.
Tingkat Keberhasilan: Di jaman Nintendo sekitar 60%. Di jaman sekarang…1 % kayaknya.

Cabut-Colok / Kencengin

Ini adalah salah satu metode yang paling sering digunakan untuk urusan komputer. Komputer gak mau nyala? Cabut colok atau kencengin kabel-kabelnya. USB gak kebaca? Cabut colok atau kencengin USBnya. Windows gak mau nge-boot? Kenceng-kencengin kabel harddisknya. Sepertinya ini merupakan metode wajib dan setiap ahli/tukang komputer juga wajib menanyakan hal ini ke setiap orang yang bertanya padanya tentang masalah komputer yang rusak.
Tingkat Keberhasilan: Ternyata cukup tinggi lho. Sepertinya ada banyak masalah komputer yang terjadi cuma karena sesuatu kurang kenceng atau hanya harus dicabut-colok.

Dibisikin

Ini adalah yang dilakukan banyak orang ketika alat elektroniknya rusak mendadak di saat yang sedang genting. Biasanya orang-orang ini kemudian menjadi sangat depresi dan memohon pada si alat agar jadi betul seketika. Bocoran: cara ini gak mungkin berhasil dan membuat kamu terlihat bodoh.
Tingkat Keberhasilan: 0%. Kalo pun tiba-tiba itu berhasil, itu cuma kebetulan.
Nah demikianlah. Apakah kamu sering melakukan 4 hal di atas? Atau jangan-jangan kamu sering melakukan metode primitif lain terhadap alat elektronik kamu? Silakan dishare di comments lho.

Sunday, October 9, 2011

9 Cara Menyontek yang Paling Sering Digunakan

type='html'>
"Memory External"
Cara ini adalah yang paling sering dilakukan & sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yg tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga & juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas" kertas tersebut & membuangnya jauh" atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat & hati". Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi.

"Hardisk"

Cara ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) & mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko & mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, harus membolak-balik halaman, menimbulkan suara & pergerakan yg mencurigakan. Jika ketahuan gurupun sangatlah sulit menghilangkan jejak & urusannya bisa panjang. Lagi-lagi cara ini sangat tidak disarankan bagi yg duduk depan.

"Sharing & Security"
Nah cara ini juga termasuk yang paling sering dilakukan di kelas ane. Dalam cara ini ada 2 tokoh yaitu server & client. Kelas bagaikan sebuah jaringan komputer. Server haruslah orang yg pintar dalam suatu mata pelajaran. Server bertugas membagi jawaban yg ia tahu kepada para client. Di dalam kelas haruslah terdapat banyak server untuk berbagai pelajaran. Karena jika hanya mengandalkan 1 server, daya jangkaunya sangat sempit. Cara penyebaran jawaban bisa melalui sobekkan kertas, finger code (jika soal pilihan ganda), ataupun peer 2 peer (melalui percakapan tanpa suara) Cara ini tidak akan berjalan baik jika ada murid yg pelit/tukang ngibul. Cara ini butuh waktu yg cukup lama karena butuh waktu yg cukup lama karena harus melewati beberapa tahapan yaitu, proses "upload" jawaban oleh server, "download" jawaban oleh client, & proses penyebaran jawabannya. Cara ini dapat diaplikasikan untuk yang duduk depan. Resiko ketahuannya tergantung pada kekompakkan & kekreatifan dlm menyebarkan & menerima jawaban.

"Mbah Google"
Cara ini bermodalkan hp & pulsa. Sebenarnya cara ini sama dengan cara no 3, bedanya cuma teknologi yg dipake lebih canggih & modern. Tapi resiko kegagalannya lumayan besar. Apalagi klo ketahuan & diambil guru tuh hp bisa" pindah kepemilikan & urusannya bisa lebih panjang dari no. 3.

"Spy Shot"
Cara ini digunakan jika teman sebangku anda pelit. Anda harus mempunyai mata yg tajam & memanfaatkan waktu secepat mungkin utk melakukannya. Cara ini kurang efektif karena biasanya orang yg pelit berusaha semaksimal mungkin utk menyembunyikan jawabannya. Dia juga punya trik" yg membuat anda tidak dpt melihat/meniru jawabannya.

"Poto Kupi"
Cara ini banyak digunakan oleh para pelajar yg malas membuat contekan. Biasanya mereka mem poto kupi buku cetak / catatan. Biasanya buku/catetan difotocopy perkecil 30-40 kali.

"Hi-Tek"
Sekarang sudah jamannya teknologi. Semua sudah terkomputerisasi. Begitupun dengan mencontek. Sebenarnya cara ini sama dengan cara no. 4, bedanya hanya cara ini tdk membutuhkan pulsa. Jaman sekarang mencontek dapat menggunakan alat" canggih seperti hp ataupun jam tangan, dll. Untuk soal matematika & eksak bisa menggunakan kaluklator hp. Untuk soal b. ing/bhs asing lainnya bisa menggunakan kamus di hp. Untuk soal hafalan bisa menggunakan notes di hp. Bahkan temen ane ada yg punya jam tangan yg bisa masukin contekan.

"Cari Inspirasi di WC"
Cara ini cara yg cukup ampuh jika kita sudah mentok & gak punya contekan. Biasanya anda harus bekerjasama menaruh buku/catetak/contekan lainnya di WC (tentunya di tempat yg tersembunyi). Jika anda bener" sudah mentok barulah anda pergi ke WC utk melihatnya. Jangan beramai-ramai pergi ke WC karena akan membuat guru curiga. Tapi cara ini sudah banyak diketahui oleh guru, jd sebaiknya berhati" lah!

"Ngebatik"
Ngebatik adalah cara mencontek dengan media tangan ataupun meja. Cara ini adalah cara kuno namun cenderung efektif & cukup aman. Cara ini bisa digunakan bagi yg duduk depan, namun harus berhati" & waspada!

Source:kaskus.us

Tuesday, September 20, 2011

10 Selebriti yang dulunya sering dibully

type='html'>
“Bully-phobia” adalah istilah untuk rasa takut yang berlebihan untuk kembali ke sekolah setelah libur panjang karena adanya sekelompok orang di sekolah yang mengganggu atau mengejek. Kita semua pernah merasakan hal itu, yang biasa kita kenal dengan istilah “ditindas”.

Hampir sebagian besar orang sukses di dunia ini pernah mengalami pengalaman buruk tersebut. Misalnya para bintang berikut ini. Sekarang ini mereka bernasib sangat baik. Tetapi mereka dulu punya pengalaman kejam saat masih duduk di bangku sekolah. Pengalaman mereka bisa Anda jadikan panutan: kita boleh saja dikerjai orang saat masih SMP atau SMA, tetapi semuanya akan berbuah kesuksesan di kemudian hari.

Berikut 10 selebriti yang dulunya sering dibully:
10. Robert Pattinson
http://hermawayne.blogspot.com
Robert sekarang lebih dikenal dengan R-Patz. Sebelum dia meraih penghargaan dari MTV Movie Awards, dia ternyata pernah dibanting ke loker. Masa kecilnya memiliki masalah yang lebih rumit daripada menahan naluri kevampirannya.

“Saya pernah dipukuli banyak orang saat masih muda,” ujar Robert dalam wawancaranya dengan majalah Parade. Pangkal masalahnya? Akting. “Saya suka berperilaku seperti aktor, atau setidaknya bagaimana menurut saya seorang aktor harus berkelakuan, dan sepertinya itu memancing banyak orang untuk memukul saya.” Hmm, sekarang ini, akting Robert justru memancing banyak wanita tergila-gila padanya.

9. Taylor Lautner
http://hermawayne.blogspot.com
Tak jauh berbeda dengan Robert, Taylor Lautner memiliki pengalaman serupa. “Dulu saya sangat tidak percaya diri,” tandas Taylor kepada Rolling Stone. “Karena saat itu saya seorang aktor, saya kerap diganggu di SMA. Bukan gangguan fisik, namun orang-orang sering menjadikan saya cemoohan. Kemudian saya mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya tidak boleh membiarkan ini menghancurkan impian saya. Saya menyukai dunia akting dan saya akan terus melanjutkannya.”

8. Christian Bale
http://hermawayne.blogspot.com
Sebelum Christian Bale muncul di hadapan penonton dan memamerkan Oscar, dia harus menangkis pukulan-pukulan dari teman sekolahnya yang iri. Ingatan Christian tentang masa kecilnya: “Sungguh bukan masa yang indah. Saya menjadi korban penyiksaan, mendapat tendangan dan pukulan dari anak yang lainnya setiap hari.”

Anda mungkin berpikir bahwa seorang bintang cilik, yang terkenal berkat karya besar Steven Spielberg “Empire of the Sun”, juga akan menjadi terkenal di sekolah. Namun yang terjadi justru sebaliknya, Christian mendapat banyak ancaman. “Dia memiliki masa yang sulit di sekolah,” kata Jenny, ibunya. “Penyiksaan itu cukup parah dan itu membuatnya sedih. Itu membuatnya meninggalkan dunia film dan keartisannya.” Untunglah tidak untuk waktu yang lama.

7. Barrack Obama
http://hermawayne.blogspot.com
Sebelum dipanggil dengan sebutan Bapak Presiden, Barack Obama banyak mendapatkan nama panggilan. “Dengan kuping besar dan nama yang saya miliki, tidak mungkin rasanya saya tidak diejek,” ungkap Obama saat konferensi pers mengenai masalah penindasan di sekolah.

Sekarang Obama kecil sudah tumbuh dewasa, pernah berpose untuk sampul majalah GQ, memiliki keluarga yang menjadi ikon mode, dan mendapatkan pekerjaan yang sangat bagus. Para pengganggunya dulu mungkin seharusnya berharap kalau mereka dulu lebih baik padanya.

6. Winona Ryder
http://hermawayne.blogspot.com
Rambut cepak Lelaina Pierce (yang lebih dikenal dengan Winona Ryder) dan dress vintage doily miliknya menjadi standar mode pada masa Bill Clinton dan Kurt Cobain.

Tapi waktu dia masih kecil, keunikan gayanya itu membuatnya tersingkir dari pergaulan. “Saya mengenakan setelan usang dari toko pria Salvation Army,” katanya dalam sebuah wawancara. “Saya mendengar orang-orang mengatakan, ‘Hei, lesbi!’ Mereka membenturkan kepala saya ke loker, dan saya jatuh.”

“Bertahun-tahun kemudian, saya mampir ke kedai kopi dan didatangi salah seorang wanita yang dulu pernah menendang saya. Dia mengatakan, ‘Winona, Winona, boleh saya minta tanda tangan?’ Kemudian saya menjawab, ‘Apakah Anda ingat saya? Ingatkah dulu saat SMP Anda pernah memukuli seorang anak?’ Dia menyahut, ‘Sepertinya.’ Lalu saya bilang, “Itu saya. Sekarang enyahlah.’” Riuh tepuk tangan pun menyertainya.

5. Marshall Matters (Eminem)
http://hermawayne.blogspot.com
Sebagai anak umur 9 tahun yang kerempeng, Marshall Mathers ditindas dengan kejam, dan ibunya menuntut sistem persekolahan di Detroit. Salah satu musuhnya di SD melukai bibir Eminem dan membuatnya tidak berdaya, seperti apa yang dilansir situs The Smoking Gun.

Dia pernah pulang ke rumah dalam keadaan memar setelah dipukuli di kamar mandi sekolah. Suatu kali dia pernah juga dilempari bola salju dengan sangat keras yang membuatnya pingsan. Sang ibu mengatakan dalam persidangan bahwa trauma itu menyebabkan anaknya mengalami “mimpi buruk dan perilaku antisosial.”

Ini sudah terjadi lama sebelum penindasan menjadi isu nasional dan dianggap memerlukan penanganan serius. Marshall Matters kala itu harus menunggu dan hasilnya ada pada lagu “Brain Damage” yang ada di dalam albumnya. Banyak orang menyebut lagu itu sebagai musuh masa kecilnya.

Moral yang bisa diambil: Jangan membuat masalah dengan anak kerempeng, atau dia akan meminta industri musik untuk menolongnya.

4. Christina Aguilera
http://hermawayne.blogspot.com
Juri “The Voice” tidak selalu memiliki kuasa untuk membantu atau mematahkan karir musik seseorang. Beberapa tahun lalu, Christina ingin memantapkan popularitasnya, namun tidak disukai beberapa orang di sekolahnya dulu.

Sebagai bintang pop remaja, dia menjadi bulan-bulanan di antara teman sekolahnya di Staten Island. Beberapa oknum menyayat bannya agar dia terlambat sampai di tempat pertunjukan, dan merusak mikrofonnya supaya Christina malu di panggung. “Ada banyak kekejaman saat itu dan saya rasa itu semua terjadi karena mereka iri,” ungkap Christina saat acara “Behind the Music”. “Beberapa ancaman ditujukan untuk saya dan ibu. Mereka akan menggunduli ban saya jika saya tetap berminat untuk menang di kompetisi.”

“Saya ingat, kala itu saya berpikir, ‘Saya harus keluar dari sini, Saya akan akan mewujudkan mimpi saya di luar sana.’”

3. Mila Kunis
http://hermawayne.blogspot.com
Di bangku SD dulu, Mila Kunis dikenal sebagai si udang. “Saya selalu menjadi yang paling kecil di kelas,” ujar Mila saat wawancara dengan OK Magazine. “Wajah saya sajalah yang tumbuh. Wajah saya sangat lucu saat masih kecil. Saya memiliki mata, bibir, dan kuping yang besar, namun hal ini justru membuat saya menjadi bahan tertawaan, dan itu sungguh menyakitkan. Saya pernah pulang ke rumah sambil menangis. Kenapa saya punya mata yang besar?”

Siapa sangka ternyata wajah ini membantu saya untuk menarik perhatian Justin Timberlake.

2. Lady Gaga
http://hermawayne.blogspot.com
Lady Gaga tidak langsung dilahirkan seperti sekarang. Bra kulit dan rambut bentuk tanduk datang belakangan. Gaga ingat bahwa masa SMA adalah masa yang suram. Dia diejek karena dianggap jelek, memiliki hidung yang besar, dan mengganggu. Teman-teman sekolah juga menertawakan gayanya dalam berpakaian, kreasinya dalam bermakeup, karena mereka merasa mereka tahu apa yang terbaik soal mode. Ya, dan mereka salah total.

1. Madonna Ciccone
http://hermawayne.blogspot.com
Sulit rasanya untuk percaya kalau Madonna pernah memiliki nama belakang dan tidak memiliki apapun. Namun itu semua memang terjadi.

“Saya bukan termasuk hippie ataupun menggunakan ganja saat SMA, jadi saya dianggap aneh. Saya tertarik pada musik dan balet klasik, jadi anak-anak itu sedikit jahat kalau Anda berbeda,” kata the First Lady of Pop ini kepada Vanity Fair. “Saya termasuk dalam salah satu orang yang jadi korban.”

Seperti yang mereka katakan dalam industri hiburan, saya ‘memanfaatkannya’. “Saya memutuskan untuk menggunakan keunikan saya. Jika kesenangan Anda berasal dari apa yang orang-orang sekitar Anda pikirkan tentang Anda, Anda akan selalu merasa kecewa.”

Sekarang ini dia jarang kecewa, bukan karena dia tidak mempedulikan apa yang orang sekitar katakan mengenai dirinya, namun karena sekarang dia adalah seorang Madonna.

sumber